14. pengembangan struktur organisasi
dibidang system informasi
Contoh pengembangan struktur organisasi
dibidiang system informasi
Pada
kenyataannya, terdapat banyak jenis proyek-proyek sistem informasi. Dari yang
bersifat strategis -
eperti penyusunan buku biru pengembangan
sistem informasi perusahaan, analisa kebutuhan sistem
informasi, perencanaan strategis sistem informasi,
manajemen resiko sistem informasi – sampai dengan
yang sangat teknis – seperti instalasi
infrastruktur jaringan, implementasi paket aplikasi yang dibeli di
pasaran, pembuatan software untuk keperluan
tertentu, audit teknologi informasi, pembangunan jaringan
pengaman sistem, dan lain sebagainya.
Sebelum
sistem yang bersangkutan menjadi bagian integral dari perusahaan, biasanya
sebuah tim dibentuk.untuk melaksanakan sebuah proyek
pengembangan sistem informasi. Dilihat dari sisi SDM-nya, struktur
proyek sistem informasi melibatkan paling
tidak tiga unsur:
·
para karyawan dari divisi-divisi yang
terkait
dengan sistem informasi (Divisi Teknologi
Informasi, Departemen EDP, Dinas Sistem Informasi, dan lainlain),
·
konsultan eksternal yang disewa khusus
sebagai tenaga ahli dan spesialis, serta para vendor sebagai
penyedia perangkat keras dan perangkat
lunak.
·
Organisasi proyek sistem informasi yang
ideal, biasanya memiliki struktur seperti gambar di atas, dilihatdari kacamata
para konsultan
·
Project Sponsor adalah seorang manajemen
puncak (beserta anggota tim jika perlu), yang diserahkan tugas
khusus oleh perusahaan sebagai penanggung
jawab proyek sistem informasi.
Tim inti proyek sistem informasi dapat
dikategorikan menjadi tiga bagian utama: Information Management,
Information System, dan Information
Technology.
Tim
Information Management merupakan kumpulan
para
ahli manajemen yang sangat menguasai ilmu informasi untuk kebutuhan bisnis.
Menganalisa dan
menangani
aspek-aspek bisnis dan manajemen (relationship oriente) dari suatu sistem
informasi (relasi
antara
sistem informasi dengan fungsi-fungsi organisasi lainnya, hubungan antara
sistem informasi dengan
manajemen
kunci perusahaan, dan lain sebagainya) merupakan tanggung jawab dari tim ini,
seperti:
Para ahli manajemen perubahan yang akan
mengusulkan cara terbaik implementasi
sebuah
sistem baru sebagai pengganti sistem lama;
Pakar analisa cost-benefit akan melihat
aspek-aspek informasi dari kacamata
pembiayaan
investasi dan manfaat yang diberikan kepada perusahaan;
Ahli bisnis pada industri dimana perusahaan
berada akan sangat mempercepat proses
analisa
dan meningkatkan kualitas output karena pengalaman yang telah dimiliki;
Pakar pembuatan perencanaan bisnis
perusahaan akan menjaga agar proyek sistem
informasi
yang dijalankan sejalan dan tidak berada di luar jalur-jalur kerangka
strategi
perusahaan yang telah disepakati;
Ahli audit teknologi informasi akan menilai
seberapa jauh efektivitas sistem yang
ada
sekarang dengan kebutuhan bisnis, dan bagaimana keamanan sistem sehubungan
dengan
kontrol internal perusahaan; dan lain sebagainya.
Tim
Sistem Informasi akan memfokuskan diri pada jenis-jenis informasi apa yang
dibutuhkan
oleh
perusahaan dalam menjalankan bisnis sehari-hari (demand oriented) dan hal-hal
lain yang
berkaitan
dengannya, seperti:
Ahli strategi sistem informasi merupakan
pakar utama yang dibutuhkan tim untuk
mendefinisikan
jenis-jenis informasi yang harus dihasilkan dengan segala
karakteristiknya
bagi perusahaan;
Pakar manajemen resiko akan melihat resiko
bisnis yang mungkin dihadapi
seandainya
terjadi kesalahan atau hal-hal lain dalam sistem informasi yang dibangun;
Ahli contingency planning akan
mempersiapkan prosedur yang harus dilakukan
perusahaan
jika ada gangguan teknis sistem yang dapat menggangu aktivitas
perusahaan;
Pakar manajemen proyek akan mempersiapkan
strategi dalam menjalankan portfolio
proyek
sistem informasi yang beragam berdasarkan skala prioritas dan keterbatasan
sumber
daya;
Spesialisasi suports dan services yang akan
mengajukan usulan bagaimana
memelihara
sistem informasi setelah proyek selesai dilaksanakan (pasca
implementasi),
termasuk di dalamnya kemungkinan outsourcing, usulan
pembangunan
infrastruktur khusus (call center, help desk, dan lain-lain), sampai
dengan prosedur-prosedur yang harus dilakukan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar