Selasa, 06 November 2012

5. tulisan bebas

Nama : Herry Aditama

Kelas : 3KA34

NPM : 19110273

Mata Kuliah : BAHASA INDONESIA

Dosen : SEPITRI DARUYANI

Mata kuliah : Bahasa Indonesia

 

The Tyrant dari Pulau Clipperton

 
Pulau Clipperton, dengan laguna air tawar terlihat di pusat.
 
Untuk sebuah pulau tropis, Clipperton tidak memiliki sangat banyak terjadi untuk itu. The, kecil berbentuk cincin atol berbaring 1.000 kilometer di lepas pantai barat daya dari Mexico ditutupi keras, karang runcing dan sejumlah luar biasa dari kepiting kecil yang jahat. Musim hujan dari Mei hingga Oktober membawa hujan terus-menerus dan deras, dan untuk sisa tahun berbau pulau amonia. Samudra Pasifik batters pulau dari semua sisi, memilih pergi pada keropeng tanah yang muncul tiba-tiba dari dasar laut. Sebuah pohon kelapa sedikit yang hampir satu-satunya yang menawarkan pulau di jalan vegetasi. Oh, dan laut di sekitar penuh hiu. Hal ini tidak banyak kejutan yang Clipperton Pulau jelas tak berpenghuni.
  Ini tidak selalu terjadi, namun. Selama sejarah modern pulau, empat negara-France yang berbeda, Amerika Serikat, Inggris, dan Meksiko-berperang dengan sengit untuk kepemilikan Clipperton. Itu diinginkan baik untuk posisi strategis dan untuk lapisan permukaan dari guano, karena kotoran burung laut (serta kelelawar dan segel) dihargai sebagai pupuk karena tingkat tinggi nitrogen dan fosfor. Masing-masing dari empat negara pada gilirannya berusaha untuk mempertahankan kehadiran permanen di Clipperton antara 1858 dan 1917. Ketika kontingen pemukim Meksiko itu akhirnya mendapatkan tumpuan di atol, mereka lupa dan meninggalkan terdampar di pulau dengan seorang pria delusi yang merebut kesempatan untuk menjadi diktator.

4. tulisan bebas


Nama : Herry Aditama

Kelas : 3KA34

NPM : 19110273

Mata Kuliah : BAHASA INDONESIA

Dosen : SEPITRI DARUYANI

Mata kuliah : Bahasa Indonesia

Sembilan belas Tujuh puluh Tiga

 
Pada tanggal 12 November 1971, di istana kepresidenan di Republik Chile, Presiden Salvador Allende dan teori Inggris bernama Stafford Beer terlibat dalam percakapan yang sangat tidak mungkin. Bir adalah ahli sibernetika terkenal di dunia dan Allende adalah pemimpin yang baru terpilih dari republik miskin. Beer, seorang pria setengah baya yang menjulang tinggi dengan jenggot panjang, duduk berhadapan dengan berbingkai tanduk, presiden berkumis, kakek-kakek dan berbicara panjang lebar di istana khusyuk. Seorang penerjemah bisik substansi proposisi yang luar biasa Beer ke telinga Allende. The Brit brilian pada dasarnya menyatakan bahwa seluruh Chile ekonomi-transportasi, perbankan, manufaktur, pertambangan, dan lebih-bisa semua akan ditransfer ke feed data realtime ke dalam mainframe komputer pusat di mana perangkat lunak cybernetic khusus dapat membantu negara untuk mengelola sumber daya, untuk mendeteksi masalah sebelum mereka muncul, dan untuk bereksperimen dengan kebijakan ekonomi pada simulator canggih sebelum menerapkannya dengan realitas. Dengan sistem perintis, Beer menyarankan, Chile miskin bisa menjadi bangsa yang sangat kaya.
 
Pada awal 1970-an skala jaringan yang diusulkan Beer itu belum pernah terjadi sebelumnya. Salah satu jaringan komputer terbesar hari adalah lima belas mesin di AS, nenek moyang militer ke Internet dikenal sebagai ARPANET. Bir menunjukkan jaringan dengan ratusan atau ribuan titik akhir. Selain itu, kompleksitas komputasi konsep nya dikalahkan bahkan dari misi bulan Apollo, yang masih berlangsung saat itu. Setelah beberapa jam Presiden percakapan Allende menanggapi proposisi berani: Chile memang harus menjadi pemerintah pertama cybernetic dunia, demi kebaikan rakyat. Kerja adalah untuk memulai langsung.
Stafford Beer praktis berlari melintasi jalan untuk berbagi berita dengan menunggu tim teknis, dan banyak minum perayaan terjadi malam itu. Tapi jaringan sibernetik ambisius tidak akan pernah menjadi sepenuhnya operasional jika CIA memiliki sesuatu untuk dikatakan tentang hal itu.

3. tulisan bebas


Nama : Herry Aditama

Kelas : 3KA34

NPM : 19110273

Mata Kuliah : BAHASA INDONESIA

Dosen : SEPITRI DARUYANI

Mata kuliah : Bahasa Indonesia

 

3. Cerita Cinta Romantis Manusia



Saat kita mendengar kata cinta sejati maka yang terbayang biasanya adalah kalimat gombal yang bisa melenakan manusia.Dalam kehidupan kita banyak manusia tertipu dalam memahami cinta, mereka merasa tertipu saat mencintai orang lain dikala semua berakhir dengan kehancuran yang sangat menyakitkan. Cinta tetaplah cinta, kehadiran dan kepergiannya tak bisa kita perkirakan, semua berjalandan mengalir laksana air yang terus berjalan menyusuri setiaptempat yang bisa dilewatinya. Cinta yang sejati akan selalu membuat kesejukan dan kedamaian dalam hidup manusia. Sementaa rasa cinta yang mengadung dusta atau hanya sekedar dalamkata kata maka tak mungkin bisa menciptakan keindahan apapun dalam hidup manusia. Kini anda juga perlu bertanya seperti apa rasa cinta yang dijalani dan bagaimana pengaruhya dalam hidup ini’
Kalau manusia mau bersyukur, sebenarnya ia tak perlu mencari yang namanya cerita kisah cinta romantis, karena yang paling penting bukan apa yang terjadi pada orang lain, tetapi sejau mana diri danjiwa mampu memberirespon yang sebijak mungkin ketika dihadapkan dengan persoalan cinta. Keyakinan saya mengatakan jika anda sudah mengenal yang namanya cinta sejati, atau mungkin terus melakukan perbandingan dengan apa yang dialami oleh orang lain. Sudut pandang kita dalam memberikan penilaian membuat segalanya menjadi berbeda,apa yang indah bagi orang lain belum tentu indah juga untuk kita. Cerita cinta yang kita kagumi boleh jadi menipu diri sendiri,atau kita mungkin tergerak untuk menirunya, sementara jiwa dan hati masih tertutupleh kemunafikan.
Cinta tak hanya persoalan rasa atau denyut jiwa yang dibalut oleh kerinduan, suasana romantis yang tergambar dalam kisah cinta sejati mirip dengan perasaan kita saat membaca keberhasilan seorang pengusaha yang berhasil membangun bisnisnya. Tapi yang menarik disini adalah bahwa kita belum mengalami penderitaan dan beban berat yang mereka alami. Menikmati sukses dan bahagia semua orang pasti mau, tetapi siapa juga yang siap menderita saat ia mengatakan jika aku mencintaimu. Bisakah kata kata ini dibuktikan dalam tindakan berupapengorbanan yang tulus dan tak berharap selain memberi kebahagiaan kepada kekasih sejatinya?
Mungkin uraian ini belum bisa menjawabpersoalansecara menyeluruh, tetapi yakinlah bahwa kekuatan cinta itu ttap abadi bagi orang orang yang menghargai cerita hidupnya sendiri. Belajarlah dari cerita keidupan anda sendiri dan cipatakn masa depan terbaik bersama ketulusan cinta sejati yang kita miliki. Anda juga bisa mengambil hikmah dari prestasi yang ditorehkan oleh pemilik minmarket lokal yang kini sedang mengadakan kontes Promo Member Alfamart Minimarket Lokal Terbaik Indonesia

Senin, 05 November 2012

2. tulisan bebas

Nama : Herry Aditama

Kelas : 3KA34

NPM : 19110273

Mata Kuliah : BAHASA INDONESIA

Dosen : SEPITRI DARUYANI

Mata kuliah : Bahasa Indonesia

2. Angkot 56 : Primadona Angkot Di Cileungsi

135217265191624955
General Information
  1. Nomor Angkot : 56

  2. Bentuk Fisik : angkot ukuran 3/4 dengan warna merah tua

  3. Kepemilikan : Koperasi Milik Angkatan Udara, terlihat pada simbol di sisi pintu depan angkot

  4. Jurusan : Cileungsi - UKI

  5. Rute : Cileungsi - Kota Wisata - Nagrak - Plasa Cibubut - Jambore - Tol Jagorawi - UKI - Halim

  6. Jarak Tempuh : 23,9 KM (itungan google maps)

  7. Waktu Tempuh : 26 menit (kalo jalan lancar, kalo macet lagi lucu-lucunya bisa nyampe 1 jam)

  8. Daya
    Tampung : Idealnya sih nih angkot kapasitasnya 17 orang (8 orang di
    sisi kanan, 4+2 di sisi kiri, 3 orang di depan), namun demi efisiensi
    dan efektivitas (katanya) akhirnya di padatkan menjadi 24 orang ( 9
    orang di sisi kanan, 5+2 di sisi kiri, 3+2 bangku tambahan di tengah, 3
    di depan). Kadang saat jam-jam sibuk kapasitasnya bisa 25 orang, dengan
    konsekuensi 1 orang harus rela duduk di tangga deket pintu angkot. Bisa
    dibayangin kan udah kayak apa tuh orang yang di dalem angkot, mirip
    kayak ikan teri mau dipepes.

  9. Ongkos : Rp 5.000 Non AC dan Rp 5.500
    untuk yang ber-AC, namun belakangan angkot yang ber-AC sudah jarang
    ditemui. Awalnya, sebelum Lebaran Idul Fitri 2012 ongkos angkot ini masih berkisar Rp 4.000 untuk Non AC dan Rp. 4.500 untuk yang ber-AC, seiring datangnya Idul Fitri ongkos naek seribu rupiah (buat THR kata supirnya). Biasanya setelah 1 minggu lebaran berlalu ongkos akan turun dengan sendirinya, namun para sopir angkot tetap menarik ongkos tarif baru dengan alasan biaya perawatan.
Boleh dibilang angkot 56 merupakan angkot yang paling laris untuk kawasan cileungsi dan sekitarnya, bagi orang yang hendak beraktivitas ke Jakarta biasanya cenderung memilih angkot ini karena akses dari UKI yang lebih strategis untuk mencapai beberapa tempat di Jakarta. Bahkan saking larisnya pada jam-jam sibuk angkot ini menjadi barang langka dan menjadi rebutan para penumpang. Angkot ini mempunyai keunikan tersendiri, keunikan pertama adalah daya tampungnya yang saya pikir kurang manusiawi, susunan bangku di dalam angkot ini didesain agar dapat menampung penumpang sebanyak mungkin, walhasil tidak ada ruang kosong didalam angkot karena bagian tengah juga diisi dengan bangku. Makanya tidaklah aneh ketika baru turun dari angkot ini, tiba-tiba kaki terasa kram dan kesemutan karena di dalam angkot anda harus siap beradu lutut, terdesak dan tergencet dengan penumpang lain.
Keunikan selanjutnya, menurut perkataan salah seorang teman saya, “Penumpang angkot 56 adalah penumpang paling jujur”. “Wah, kenapa pak?”, tanya saya balik. “Coba deh kamu perhatiin, kalau di angkutan lain umumnya di bis penumpang harus ditagih untuk membayar, bahkan kalau tidak ditagih tidak bayar, beda dengan angkot ini penumpang mempunyai kesadaran sendiri untuk membayar ongkos angkot kemudian dikumpulkan yang biasanya dikoordinir oleh 1 orang, ketika sudah terkumpul semua barulah seluruh ongkos diserahkan ke supir, jadi supir tinggal terima beres”. Saya pun mengangguk mengiyakan.
Ketika menaiki angkot ini, anda harus siap jadi kernet dadakan. Karena angkot ini tidak ada kernetnya, biasanya ketika memasuki tol tanpa dikomandoi seluruh penumpang akan mengeluarkan ongkos dan salah satu penumpang akan berperan sebagai “kernet” mengumpulkan ongkos dari seluruh penumpang. Kadangkala masalah terjadi ketika ongkos yang dikumpulkan kurang atau tidak ada kembalian. Bagi anda yang tidak ingin ribet dan memiliki kelemahan dalan berhitung, agar tidak terpilih menjadi kernet dalam angkot ini saya memiliki tips tersendiri. Ketika sebagian penumpang mulai mengeluarkan ongkos, anda jangan buru-buru mengeluarkan ongkos, pura-pura ngantuk atau pura-pura tidak tahu saja, barulah ketika ongkos sudah terkoodinir di 1 orang, anda bisa  mengeluarkan ongkos anda.
Demikianlah sekelumit kisah angkot 56 yang menjadi primadona angkot di cileungsi dengan beberapa keunikannya..

1. tulisan bebas


Nama : Herry Aditama

Kelas : 3KA34

NPM : 19110273

Mata Kuliah : BAHASA INDONESIA

Dosen : SEPITRI DARUYANI

Mata kuliah : Bahasa Indonesia

 

 

1. Bukan Orang India Saja yang Selalu Goyang Kepala Jika Sedang Berbicara



Dunia itu  seperti pelangi,gabungan dari warna yang berlainan tetapi indah jika dipandang,yaa karna warna  yang berbeda itu dia dinamakan pelangi,,ada merah ,kuning ,hijau,biru ,,,setiap warna menyumbang keindahan yang di miliki,,,coba kalo hanya satu warna saja,,,ga akan ada hal yang indah  itu selalu dikaitkan dengan pelangi,,( seperti lagu nya koes plus )
Hidup di dunia juga sama ga akan terasa indah kalau Cuma ada satu macam,ga akan seru  kalau warna kulit orang semua sama,,,warna hitamm semua katakan lah,,,,atau semua manusia mata nya sipit semua,,,pasti jadi gimanaa gitu,,,
Keseragaman saya rasakan sekali  setelah hidup di luar tanah kelahiran,bukan hanya satu  atau dua orang saja,bukan dari satu warna kulit ,satu bentuk mata  atau satu warna rambut,tapi juga bagaimana kita berinteraksi,berbicara,bercanda atau pun jika sedang marah,semua benar benar membawa cirri khas nya masing masing ,cerminan dari mana mereka berasal
ada satu yang selalu saya perhatikan selama ini,terutama pada saat mereka sedang berbicara,di perantauan saya mempunyai banyak teman dari berbagai Negara,dan jika sedang berbicara selalu saya perhatikan gerak tubuh nya
kebanyakan mereka kalau berbicara selalu disertai goyangan kepala seperti ular menari,,sebelum tau saya mengira kalau yang senang menggoyangkan kepala itu adalah orang india,tetapi tebakan saya salah,,ada beberapa Negara yang secara umum sama,kalau bicara selalu menggerak  atau  menggoyangkan kepala,hanya bahasa nya saja yang berbeda
goyangan kepala mereka itu sebetul nya berupa ekspresi,baik pada saat sedang sedih,senang,marah atau suka,nah karna goyangan nya selalu sama,ga jauh dari gerakan uler kobra kaya mau matok.,,,beda nya kita ga perlu waspada,,karna yang goyang goyang kepala nya manusia bukan kepala uler,,,bisa dilihat dari mimic wajah nya
sekedar humor,teman teman kalau membicarakan tentang mereka pasti komen nya selalu pusing,,jawaban iya dan engga itu sama,,,ga seperti orang kita,,kalau iya ditandai dengan anggukan kepala,sedang tidak ditandai dengan geleng kepala
kalau dulu saya suka nahan ketawa jika birbicara dengan mereka,goyangan kepala nya itu lo manteps banget,kaya sedang dengerin musik dangdut melayu,,padahal sedang tidak ada musik ,,suasana memang sedang bericara,,tapi lama lama sudah terbiasa,,bahkan kadang saya suka latah ikut ikutan mereka,hahah,,,,,hum bohot acca atme hai baya,,,,wkwkkwwkwk
nah unik nya mereka kalau menyapa sekedar ucapan apakabar ga harus dengan kata kata,,,hai apakabar ,,,,tetapi dengan goyangan kepala sudah bisa terbaca apa yang meraka mau katakan,,hahahha,,,,,yaa hanya sekedar survey kecil kecilan ,,,selalu saya perhatikan dua orang atau lebih si baya baya jika sedang berpapasan  ( baya panggilan kebanyakan pekerja dari nagara india  )
setelah india,ternyata Negara penghasil goyangan leher dan kepala terbanyak adalah,,,Pakistan,srilanka,bangladesh,dan Negara sekitar india ,padahal bahasa mereka berbeda,kultur dan budaya juga berbeda,,tetapi mereka mempunyai cirri khas,,,yaitu goyangan kepala
nahh untuk bedain arti goyangan kepala itu sendiri,,perhatikan juga ekspresi wajah nya,,kalao ditanya apakabar,selain dengan goyangan jika disertai senyuman kecil arti nya kabar baik,,tapi jika muka nya agak murung berarti sedang ga baik,,dan masih ada beberapa kode lagi,Cuma ribet nulis nya
itulah keunikan setelah goyangan kepala yang dimiliki orang dari asia selatan ,berikut nya adalah orang arab,,yups orang arab kalau sedang ngomong juga termasuk unik,,perhatikan deh pasti kalau sedang berbicara baik lewat telepon atau berbicara langsung,,pasti  tangan nya ikut sibuk,,kalau sedang telpon tangan yang satu nya ikut goyang goyang seperti  konduktor music,,,terus suka tepok jidad sendiri,,,
untuk teman dari Negara lain belum saya temukan keunikan yang melekat  dengan mereka,,so far selama berkomunikasi masih normal layak nya orang Indonesia  ga pake repot tangan nya,,ga pake goyangan kepala ,digunakan jika sedang mendengar kan music,,,,
ada satu yang harus saya tahan kuping kalao ngomong dengan orang dari afrika,ga semua sih, Cuma rata rata saja,,,atau mungkin pas kebetulan saja ,satu dari Nigeria ,dan satu dari Kenya,,itu kalau ngomong suara nya kencang sekali,bagi saya suara segitu dikeluarkan kalau ada yang kemalingan,,dan terlihat ribet pula,,bicara nya,kaya sambil makan kalao sedang berbicara,,sesekali saya meledek “ gw ga ngerti ngomong apa barusan ,bisa diulang plis,,,”  tinggal si kawan yang mata nya melotot jelalatan,,,hahahhhaa
ya begitulah ciri khas dari teman yang ada di sini,mereka mempunyai ke unikan tersendiri,dan kami begitu menikmati ,sesekali ngeledek orang philipin dengan logat mereka,,,kaya gini contoh nya,,,Cuma dibaca nya harus berbunyi  sesuai dengan alphabet nya Indonesia,,,  “ ai haf  big plastik bag ,bat der ar bags insaid bag,,,,”  ( I have big plastic bag ,but there are bugs inside bag ) ,atau seperti ini,,  “ haw mani pipol iting  da apol in wan tibol  “  ( how many people eating the aple in one teble  )  atau yang ini,,  “ahhh yu kaming bak from pakasion haaaa “  ( aaah you coming back from vacation haaa  )
mohon maaf sebesar besar nya,,tulisan ini bukan nya bertujuan untuk menghina atau meledek siapapun ,,,ya sekedar sharing cerita aja,,,sebetul nya mau dijudulin keunikan yang dimiliki oleh kawan dari berbagai bangsa,,cuma kurang menjual  kaya nya heheh,,,,,,salam damai,,

2. Peranan bahasa indonesia dalam era globalisasi


Nama : Herry Aditama

Kelas : 3KA34

NPM : 19110273

Mata Kuliah : BAHASA INDONESIA

Dosen : SEPITRI DARUYANI

Mata kuliah : Bahasa Indonesia


2. PERANAN DAN FUNGSI BAHASA INDONESIA DALAM ERA GLOBALISASI





=>  POTRET BAHASA INDONESIA DALAM ERA GLOBALISASI

Era globalisasi akan menyentuh semua aspek kehidupan, termasuk bahasa. Bahasa yang semakin global dipakai oleh semua bangsa di dunia ialah bahasa Inggris, yang pemakainya lebih dari satu miliar. Akan tetapi, sama hanya denga bidang-bidang kehidupan laian, sebagaimana dikemukakan oleh Naisbii (1991) dalam bukunya Global Paradox, akan terjadi paradoks-paradoks dalam berbagai komponen kehidupan, termasuk bahasa. Bahasa Inggris, misalnya, walaupun pemakainya semakin besar sebagai bahasa kedua, masyarakat suatu negara akan semakin kuat juga memempertahankan bahasa ibunya. Di Islandia, sebuah negara kecil di Erpa, yang jumlah penduduknya sekitar 250.000 orang, walaupun mereka dalam berkomunikasi sehari-hari menggunakan bahasa Inggris seabagai bahasa kedua, negara ini masih mempertahankan kemurnian bahasa pertamanya dari pengaruh bahasa Inggris. Di Kubekistan (Guebec), yang salama ini peraturan di negara bagian ini mewajibkan penggunaan bahasa Perancis untuk semua papan nama, sekarang diganti dengan bahasa sendiri. Demikian juga negara-negara pecahan Rusia seperti Ukraina, Lithuania, Estonia (yang memisahkan diri dari Rusia) telah menggantikan semua papan nama di negara tersebut yang selama itu menggunakan bahasa Rusia.

=>    KEDUDUKAN DAN FUNGSI BAHASA INDONESIA
Bahasa Indonesia mempunyai kedudukan yang sangat penting, seperti tercantum pada ikrar ketiga Sumpah Pemuda yang berbunyi Kami Putra dan Putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan , bahasa Indonesia. Ini berarti bahwa bahasa Indonesia berkedudukan sebagai  bahasa nasional ; kedudukannya berada diatas bahasa – bahasa daerah. Selain itu , didalam undang – undang dasar 1945 tercantum pasal khusus ( BAB XV , pasal 36 ) mengenai kedudukan bahasa Indonesia yang menyatakan bahwa bahasa Negara ialah bahasa Indonesia. Pertama, bahsa Indonesia berkedudukan sebagai bahasa nasional sesuai dengan sumpah pemuda 1928; kedua, bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasa Negara sesuai dengan undang – undang dasar 1945.
Derasnya arus globalisasi di dalam kehidupan kita akan berdampak pula pada perkembangan dan pertumbuhan bahasa sebagai sarana pendukung pertumbuhan dan perkembangan budaya, ilmu pengetahuan dan teknologi. Di dalam era globalisasi itu, bangsa Indonesia mau tidak mau harus ikut berperan di dalam dunia persaingan bebas, baik di bidang politik, ekonomi, maupun komunikasi.  Konsep-konsep dan istilah baru di dalam pertumbuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) secara tidak langsung memperkaya khasanah bahasa Indonesia. Dengan demikian, semua produk budaya akan tumbuh dan berkembang pula sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi itu, termasuk bahasa Indonesia, yang dalam itu, sekaligus berperan sebagai prasarana berpikir dan sarana pendukung pertumbuhan dan perkembangan iptek itu.
Menurut Sunaryo (2000 : 6), tanpa adanya bahasa (termasuk bahasa Indonesia) iptek tidak dapat tumbuh dan berkembang. Selain itu bahasa Indonesia di dalam struktur budaya, ternyata memiliki kedudukan, fungsi, dan peran ganda, yaitu sebagai akar dan produk budaya yang sekaligus berfungsi sebagai sarana berfikir dan sarana pendukung pertumbuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tanpa peran bahasa serupa itu, ilmu pengetahuan dan teknologi tidak akan dapat berkembang. Implikasinya di dalam pengembangan daya nalar, menjadikan bahasa sebagai prasarana berfikir modern. Oleh karena itu, jika cermat dalam menggunakan bahasa, kita akan cermat pula dalam berfikir karena bahasa merupakan cermin dari daya nalar (pikiran).
Di dalam kedudukannya sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia berfungsi sebagai (1) Lambang kebanggaan kebangsaan, (2) lambang identitas nasional, (3) alat perhubungan antar warga, antar daerah, dan antar budaya,dan (4) alat yang memungkinkan penyatuan berbagai – bagai suku bangsa dengan latar belakang social budaya dan bahasanya masing – masing kedalam kesatuan kebangsaan Indonesia.
Sebagai lambang identitas nasional, bahasa Indonesia kita junjung disamping bendera dan lambang Negara kita. Di dalam melaksanakan fungsi ini bahasa Indonesia tentulah harus memiliki identitasnya sendiri pula sehingga ia serasi dengan lambang kebangsaan kita yang lain. Bahasa Indonesia dapat memiliki identitasnya hanya apabila masyarakat pemakainya membina dan mengembangkannya sedemikian rupa sehingga bersih dari unsure – unsure bahasa lain.
Fungsi bahasa Indonesia yang ketiga – sebagai bahasa nasional – adalah sebagai alat perhubungan antar warga , antar daerah, dan antar suku bangsa. Berkat adanya bahasa nasional kita dapat berhubungan satu dengan yang lain sedemikian rupa sehingga kesalah pahaman sebagai akibat perbedaan latar belakang social budaya dan bahasa tidak perlu dikhawatirkan.kita dapat bepergian dari pelosok yang satu ke pelosok yang lain di tanah air kita dengan hanya memanfaatkan bahasa Indonesia sebagai satu-satunya alat komunikasi.
Fungsi bahasa Indonesia yang keempat dalam kedudukannya sebagai bahasa nasional, adalah sebagai alat yang memungkinkan terlaksananya penyatuan berbagai – bagai suku bangsa yang memiliki latar belakang social budaya dan bahasa yang berbeda-beda kedalam satu kesatuan kebangsaan yang bulat. Didalam hubungan ini bahasa Indonesia memungkinkan berbagai bagai suku bangsa itu mencapai keserasian hidup sebagai bangsa yang bersatu dengan tidak perlu meninggalkan identitas kesukuan dan kesetiaan kepada nilai – nilai social budaya serta latar belakang bahasa daerah yang bersangkutan. Lebih dari itu, dengan bahasa nasional itu kita dapat meletakkan kepentingan nasional jauh diatas kepentingan daerah atau golongan.
Didalam kedudukannya sebagai bahasa Negara, bahasa Indonesia berfungsi sebagai (1) bahasa resmi kenegaraan , (2) bahasa pengantar didalm dunia pendidikan, (3) alat perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, dan (4) alat pengembangan kebudayaan, ilmu pengetahuan dan teknologi.
Sebagai bahasa resmi kenegaraan , bahasa Indonesia dipakai didalam segala upacara, peristiwa dan kegiatan kenegaraanbaik dalam bentuk lisan maupun dalam bentuk tulisan. Termasuk kedalam kegiatan – kegiatan itu adalah penulisan dokumen – dokumen dan putusan – putusan serta surat – surat yang dikeluarkan oleh pemerintah dan badan – badan kenegaraan lainnya, serta pidato-pidato kenegaraan.
Sebagai fungsinya yang kedua didalam kedudukannya sebagai bahasa Negara , bahasa Indonesia merupakan bahasa pengantar di lembaga – lembaga pendidikan mulai taman kanak – kanak sampai dengan perguruan tinggi diseluruh Indonesia , kecuali di daerah – daerah, seperti daerah aceh, batak , sunda , jawa , Madura , bali , dan Makassar yang menggunakan bahasa daerahnya sebagai bahasa pengantar sampai dengan tahun ketiga pendidikan dasar.
Sebagai fungsinya yang ketiga didalam kedudukannya sebagai bahasa Negara, bahasa Indonesia adalah alat perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan nasional dan untuk kepentingan pelaksanaan pemerintah . didalam hubungan dengan fungsi ini, bahasa Indonesia dipakai bukan saja sebagai alat komunikasi timbal – balik antara pemerintah dan masyarakat luas, dan bukan saja sebagai alat perhubungan antar daerah dan antar suku , melainkan juga sebagai alat perhubungan didalam masyarakat yang sama latar belakang social budaya dan bahasanya.
Akhirnya , didalam kedudukannya sebagai bahasa Negara , bahasa Indonesia berfungsi sebagai alat pengembangan kebudayaan nasional , ilmu pengetahuan , dan teknologi . didalam hubungan ini bahasa Indonesia adalah satu – satunya alat yang memungkinkan kita membina dan mengembangkan kebudayaan nasional sedemikian rupa sehingga ia memikili cirri – ciri dan identitasnya sendiri , yang membedakannya dari kebudayaan daerah. Pada waktu yang sama , bahasa Indonesia kita pergunakan sebagai alat untuk menyatakan nilai – nilai social budaya nasional kita.
Disamping itu, sekarang ini fungsi bahasa Indonesia telah pula bertambah besar. Bahasa Indonesia berfungsi sebagai bahasa media massa . media massa cetak dan elektronik, baik visual, audio, maupun audio visual harus memakai bahasa Indonesia. Media massa menjadi tumpuan kita dalam menyebarluaskan bahasa Indonesia secara baik dan benar.
Di dalam kedudukannya sebagai sumber pemerkaya bahasa daerah , bahasa Indonesia berperanana sangat penting. Beberapa kosakata bahasa Indonesia ternyata dapat memperkaya khasanah bahasa daerah, dalam hal bahasa daerah tidak memiliki kata untuk sebuah konsep.
Bahasa Indonesia sebagai alat menyebarluaskan sastra Indonesia dapat dipakai. Sastra Indonesia merupakan wahana pemakaian bahasa Indonesia dari segi estetis bahasa sehingga bahasa Indonesia menjadi bahasa yang penting dalam dunia internasional.
Menurut Gorys Keraf (1997 : 1), Bahasa adalah alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Mungkin ada yang keberatan dengan mengatakan bahwa bahasa bukan satu-satunya alat untuk mengadakan komunikasi. Mereka menunjukkan bahwa dua orang atau pihak yang mengadakan komunikasi dengan mempergunakan cara-cara tertentu yang telah disepakati bersama.  Lukisan-lukisan, asap api, bunyi gendang atau tong-tong dan sebagainya. Tetapi mereka itu harus mengakui pula bahwa bila dibandingkan dengan bahasa, semua alat komunikasi tadi mengandung banyak segi yang lemah.
Menurut Felicia (2001 : 1), dalam berkomunikasi sehari-hari, salah satu alat yang paling sering digunakan adalah bahasa, baik bahasa lisan maupun bahasa tulis. Begitu dekatnya kita kepada bahasa, terutama bahasa Indonesia, sehingga tidak dirasa perlu untuk mendalami dan mempelajari bahasa Indonesia secara lebih jauh. Akibatnya, sebagai pemakai bahasa, orang Indonesia tidak terampil menggunakan bahasa. Suatu kelemahan yang tidak disadari.
Komunikasi lisan atau nonstandar yang sangat praktis menyebabkan kita tidak teliti berbahasa. Akibatnya, kita mengalami kesulitan pada saat akan menggunakan bahasa tulis atau bahasa yang lebih standar dan teratur. Pada saat dituntut untuk berbahasa’ bagi kepentingan yang lebih terarah dengan maksud tertentu, kita cenderung kaku. Kita akan berbahasa secara terbata-bata atau mencampurkan bahasa standar dengan bahasa nonstandar atau bahkan, mencampurkan bahasa atau istilah asing ke dalam uraian kita. Padahal, bahasa bersifat sangat luwes, sangat manipulatif. Kita selalu dapat memanipulasi bahasa untuk kepentingan dan tujuan tertentu. Lihat saja, bagaimana pandainya orang-orang berpolitik melalui bahasa. Kita selalu dapat memanipulasi bahasa untuk kepentingan dan tujuan tertentu. Agar dapat memanipulasi bahasa, kita harus mengetahui fungsi-fungsi bahasa.

1. pengaruh bahasa pergaulan dan contoh kasus nya.

1. pengaruh bahasa pergaulan dalam bahasa indonesia dan contoh kasus nya. 

TUGAS
"Makalah Pengaruh bahasa pergaulan dalam perkembangan bahasa indonesia (dan contoh/kasus)".


Nama : Herry Aditama

Kelas : 3KA34

NPM : 19110273

Mata Kuliah : BAHASA INDONESIA

Dosen : SEPITRI DARUYANI

Mata kuliah : Bahasa Indonesia





 Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional berfungsi sebagai alat komunikasi yang berperan sebagai penyampai informasi. Kebenaran berbahasa akan berpengaruh terhadap kebenaran informasi yang disampaikannya. Tetapi dewasa ini pemakaian bahasa Indonesia dikehidupan sehari-hari maupun dunia film mulai bergeser digantikan dengan pemakaian bahasa anak remaja yang dikenal dengan bahasa gaul. Hal ini mengakibatkan bahasa menjadi tidak baik.

Tahukah kalian apa itu bahasa gaul ???
           Bahasa gaul adalah bahasa yang digunakan sebagai bahasa pergaulan. Istilah ini mulai muncul pada akhir tahun 1980-an. Bahasa gaul pada saat itu dikenal sebagai bahasanya para anak jalanan disebabkan arti kata prokem dalam pergaulan sebagai preman. Contoh bahasa gaul diantaranya : kamu-loe, aku-gue, tidak peduli-emang gue pikirin, ayah-bokap, ibu-nyokap dll. Pada umumnya bahasa gaul digunakan sebagai sarana komunikasi di antara sekelompok remaja tertentu. Dengan sarana komunikasi itu mereka dapat bebas menyampaikan hal-hal yang dianggap tertutup bagi kelompok usia lain atau agar orang lain tidak dapat mengetahui apa yang sedang mereka bicarakan. Karena masa remaja memiliki karakteristi antara lain pengelompokan, petualangan dan kenakalan. Sehingga keinginan untuk membuat kelompok eksklusiflah yangmenyebabkan mereka menciptakan bahasa rahasia.

        Seiring dengan berkembangnya zaman semakin terlihat pengaruh bahasa gaul terhadap bahasa Indonesia, sehingga penggunaannya menimbulkan dampak negatif terhadap perkembangan bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa. Masyarakat sudah banyak yang menggunakan bahasa gaul bukan hanya di kota-kota besar saja tetapi di kota-kota kecil pun menggunakan bahasa gaul tersebut terutama para remaja. Karena pengaruh bahasa gaul lah yang menyebabkan mereka lupa akan bahasa nasionalnya sendiri yaitu bahasa Indonesia. Sedih sekali rasanya.

     Betapa rapuhnya sikap percaya diri bangsa terhadap bahasa nasionalnya sehingga keadaan ini menjadi lebih parah. Mungkin menurut mereka bahasa kita yang kaku dan terkadang membingungkan ini perlu diperbaharui menjadi bahasa yang lebih modern dan lebih gaul. Tidak sedikit pun mereka menghargai perjuangan para pendahulu yang selalu bangga berbahasa Indonesia dengan benar. Yang ada alasan ketinggalan zaman, kurang modern dll membuat mereka seperti itu. Sikap menanamkan kecintaan dalam diri generasi muda bangsa lah yang bisa menghindari pemakaian bahasa gaul agar tidak semakin meluas. Gambaran diatas setidaknya menjadi cerminan bagi kita sebagai generasi muda untuk mengajak generasi muda lainnya yang masih terlena oleh “budaya asing”, yang masih menganggap bahwa bahasa kita itu jadul dan perlu dipermak agar timbul rasa ingin kembali menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar. Marilah kita bangun bangsa Indonesia ini menjadi bangsa yang cinta akan bahasa nasionalnya yaitu bahasa Indonesia. Karena bahasa menunjukkan identitas suatu bangsa itu sendiri.
contoh/kasus nya ;
sbb:
 Beberapa kata yang sering dijumpai dalam “status” para pengguna jejaring sosial facebook atau twitter, misalnya, kata gue. Kini, untuk menyatakan kata saya para penutur bahasa gaul juga menggunakan kata saiia, aq, q, ak, gw, gua, w, akoh, aqoh, aqu, dan ane. Kemudian, kata Lo atau Lu sama seperti kata gue. Kini, untuk menyatakan kamu penutur bahasa gaul juga menggunakan lw, elu, elo, dan ente.