Senin, 30 April 2012

TUGAS TEORUM 2 (PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN)


6. Proses Pengambilan Keputusan



A. Proses yang diprogramkan

keputusan yang diprogramkan dan ditujukan untuk memecahkan masalah yang rutin.


B. Proses yang tidak diprogamkan

keputusan yang tidak diprogramkan ditujukan untuk memecahkan masalah yang tidak muncul secara rutin.




TUGAS TEORUM 2 (PROSES KOMUNIKASI)


5. proses komunikasi

 
a. komunikator (sender)
 orang yang mengirim pesan, mengirimkan suatu pesan kepada orang lain. Pesan yang  disampaikan itu bisa berupa informasi dalam bentuk bahasa ataupun lewat simbol-simbol yang bisa dimengerti kedua pihak

b.Pesan (message)
 berita yang ingin disampaikan (topic pembicaraan) itu disampaikan atau dibawa melalui suatu media atau saluran baik secara langsung maupun tidak langsung. Contohnya berbicara langsung melalui telepon, surat, e-mail, atau media lainnya

c.Perantara
media yang digunakan sebagain pelengkap antara komunikator dan komunikan, baik berupa media maupun orang.

d. penerima(komunikan)
orang yang menerima pesan dari komunikator.

e. balikan/feedback
seorang penerima (komunikan) member tanggapan /respon dan umpan balik kepada pengirim (feedback ini dapat digunakan sebagai koreksi bagi pengirim)


TUGAS TEORUM 2 (MODEL DESAIN ORGANISASI)


4.       Model desain organisasi

   
 

      A. Desain organisasi mekanistik
sebuah struktur organisasi yang  menekankan pada
·         departementalisasi yang luas
·         formalisasi yang tinggi
·         jaringan informasi yang terbatas dan sentralisasi.


 B. Desain organisasi organik

·         sebuah struktur organisasi yang rata
·         menggunakan tim lintas hierarki dan lintas fungsi
·          memiliki formalisasi yang rendah
·         memiliki jaringan informasi yang komprehensif
 dan mengandalkan pengambilan keputusan secara partisipatif,




TUGAS TEORUM 2 (DESAIN PEKERJAAN)


3.       Desain pekerjaan 




A.      Peningkatan dimensi inti pekerjaan

1.Mengkombinasikan unsur tugas yakni menugaskanseluruh pekerjaan(modul kerja).
2.Kebijaksanaan memilih metode kerja
3.Kendali atas kecepatan kerja sendiri

B.      Masalah desain ulang pekerjaan

sebagai berikut:

1. PROGRAM INI MAKAN WAKTU DAN MAHAL
2. DITUJUKAN UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN YG BELUMTERPENUHI DITEMPAT KERJA.
3. DITOLAK SERIKAT PEKERJA KRN LEBIH BANYAK HASIL KERJADENGAN UPAH YG SAMA.

TUGAS TEORUM 2 (PEMBEDAAN STRUKTUR ORGANISASI)


2 . PEMBEDAAN STRUKTUR ORGANISASI
                


A. kompleksitas

Kompleksitas  mempertimbangkan tingkat diferensiasi yang ada dalam organisasi. Termasuk didalamnya tingkat spesialisasi atau tingkat pembagian kerja, jumlah tingkatan didalam hierarkhi organisasi, serta tingkat sejauh mana unit-unit organisasi tersebar secara geografis.

B. sentralisasi

Sentralisasi mempertimbangkan di mana letak dari pusat pengambilan keputusan, disentralisasi atau didesentralisasi.

C. formalisasi

Formalisasi adalah tingkat sejauh mana sebuah organisasi menyandarkan dirinya kepada peraturan dan prosedur untuk mengatur perilaku dari para pegawainya.

Sumber :  http://xa.yimg.com

TUGAS TEORUM 2 (KEPUTUSAN MANAJERIAL)


1.       KEPUTUSAN MANAJERIAL.

Menentukan Struktur Organisasi.

Definisi struktur organisasi yaitu susunan dan hubungan antara antara bagian-bagian komponen dan posisi dalam suatu perusahaan. Setiap struktur organisasi akan lebih dulu memusatkan perhatian pada kegiatan-kegiatan yang diperlukan untuk mencapai tujuan perilaku para individu dan kelompok, didalam organisasi sangat dipengaruhi oleh pekerjaan yang sangat mereka laksanakan, oleh karena itu perlu bagi sebuah organisasi untuk membuat atau menetapkan struktkur organisasi. Struktur organisasi ini digunakan untuk mengendalikan perilaku organisasi didalam mengerjakan pekerjaan atau tugas, sehingga tidak menyimpang dari fungsi kedudukannya didalam organisasi..

a.       Pembagian Kerja .
Pembagian kerja adalah upaya untuk menyederhanakan dari keseluruhan kegiatan dan pekerjaan (yang telah disusun dalam proses perencanaan) yang mungkin saja bersifat kompleks menjadi lebih sederhana dan spesifik dimana setiap orang akan ditempatkan dan ditugaskan untuk setiap kegiatan yang sederhana dan spesifik tersebut.
                        Kadangkala Pembagian Kerja dinamakan dengn Pembagian Tenaga Kerja, namun lebih
                      sering digunakan Pe,bagian Kerja karenayang dibagi-bagi adalah pekerjaannya bukan
                      orangnya.

b.      Pendalegasian wewenang.
Wewenang merupakan syaraf yang berfungsi sebagai penggerak dari pada kegiatan-kegiatan. Wewenang yang ada pada diri seseorang yang bersifat formal harus didukung pula dengan wewenang yang bersifat informal, untuk mendapatkan kerjasama yang baik dengan bawahan. Disamping itu wewenang juga tergantung pada kemampuan ilmu pengetahuan, pengalaman, dan kepemimpinan. Wewenang berfungsi untuk menjalankan kegiatan-kegiatan yang ada dalam organisasi.

Agar wewenang yang dimiliki oleh seseorang dapat ditaati oleh bawahan maka diperlukan adanya:

Kekuasaan (power), yaitu kemampuan untuk melakukan hal tersebut, dengan cara mempengaruhi individu, kelompok, keputusan. Menurut jenisnya kekuasaan dibagi menjadi dua, yaitu :
-      ^^    Kekuasaan posisi (position power) yang didapat dari wewenang formal, besarnya ini tergantung pada besarnya pendelegasian orang yang menduduki pososo tersebut.
-        ^^      Kekuasaan pribadi (personal power), berdasar dari para pengikut dan didasarkan pada seberapa besar pengikut mengagumi, respek dan merasa terikat dengan pemimpin.

c.       Departementalisasi.
Departementalisasi adalah pengelompokan pekerjaan menjadi departemen aktivitas  pekerjaan yang serupa secara logis berhubungan., oleh karena itu merupakan hasil keputusan manajer tentantg aktivitas tadi dibagi-bagi menjadi tugas.

d.      Rentang kendali .
rentang kendali yaitu manajemen mengacu pada jumlah orang dan departemen yang melapor langsung pada seorang manajer tertentu. Rantai Komando (Chan of command) aalah rencana yang menetukan siapa melapor kepada siapa dala sebuah organsiasi; jalur pelaporan seperti ini merupakan sifat menonjol dari semua bagan organisasi.

Sumber : http://www.institutpersonalia.com/2009/05/departementasi-personalia.html

TULISAN TEORUM (FUNGSI DARI GINJAL)

FUNGSI PADA GINJAL


Ginjal adalah salah satu organ utama sistem kemih atau uriner (tractus urinarius) yang bertugas menyaring dan membuang cairan sampah metabolisme dari dalam tubuh. Seperti diketahui, setelah sel-sel tubuh mengubah makanan menjadi energi, maka akan dihasilkan pula sampah sebagai hasil sampingan dari proses metabolisme tersebut yang harus dibuang segera agar tidak meracuni tubuh. Sebagian dibuang melalui usus sebagai tinja, sebagian lagi melalui ginjal bersama urin, dan sisanya melalui kulit dibawa keringat.

Jadi, ginjal merupakan salah satu dari sistem detoksifikasi (pembersih atau penyaring racun) untuk banyak toksin (racun) yang telah dilarutkan dalam air oleh hati, untuk dibuang melalui urin (air kencing).

Fungsi Ginjal
 1.Membuang sampah metabolisme  dari dalam tubuh.
2.Membuang kelebihan air dari dalam tubuh.
3.Membuat serta mengatur hormon eritropoetin (yang berfungsi dalam pembentukan sel darah merah di sumsum tulang), enzim renin (pengatur tekanan darah), dan kalsitriol (pengatur kadar kalsium).
4.Mengatur kadar mineral (natrium, kalium), air, dan zat kimia yang beredar di dalarn darah.

Organ-organ utama dari sistem kemih tersebut adalah dua ginjal, dua kandung kemih (ureter), dan dua saluran kemih (uretra). Sepasang ginjal, yang berbentuk kacang polong dengan ukuran panjang sekitar 11 cm, lebar 6 cm, dan berat sekitar 150 gram tersebut, adalah pusat pembersihan darah dari sampah hasil metabolisme tubuh yang harus dibuang bersama urin melalui saluran kemih. 

Panjang saluran kemih, tempat keluarnya urin dari tubuh, pada pria sekitar 20-25 cm dan sekaligus menjadi saluran untuk sperma. Pada wanita saluran kemihnya lebih pendek, sekitar 2,5-3,8 cm, dan terletak di depan organ reproduksi. Karena letaknya dekat dengan anus dan vagina, jalur uriner wanita lebih rawan terhadap infeksi oleh kuman yang berasal dari saluran pencernaan.

Selain itu, ginjal juga berfungsi mempertahankan kadar cairan dan elektrolit tubuh, mengatur tekanan darah, mengatur kadar kalsium pada tulang, dan mengatur produksi sel darah baru. 
Selama penyaringan tersebut, tubuh akan menyerap kembali secara selektif beberapa bahan yang diperlukan selain air, yaitu: natrium, fosfor, kalium, dan glukosa. Untuk melakukan tugasnya tersebut dengan baik, ginjal akan mengeluarkan tiga zat utama ke dalam sirkulasi:
  • ERITROPOITIN (erythropoietin), hormon penting yang bertugas mematangkan sel darah merah (erythroiesis) di sumsum tulang, tempat pembuatan darah. Seperti diketahui darah adalah unsur utama yang diperlukan tubuh untuk membawa makanan dan oksigen ke sel-sel tubuh agar berfungsi dengan baik dan membuang sampah tubuh.
  • RENIN, enzim yang mengatur tekanan darah agar darah dapat mengalir dengan lancar.
  • KALSITRIOL (calcitriol) atau vitamin D3, bentuk aktif dari vitamin D, yang mengatur keseimbangan kadar kalsium yang terlibat dalam kontrol (menurunkan) tekanan darah.
Bayangkan kalau “mesin” ini sampai terganggu. Pertama, tubuh akan keracunan dari sampah hasil metabolisme tubuh yang menumpuk di dalam darah, terbawa ke seluruh jaringan tubuh, sehingga akan menimbulkan berbagai bentuk penyakit akibat bagian-bagian tubuh terganggu oleh menumpuknya racun. 

Bahkan protein yang sangat dibutuhkan untuk membangun kembali jaringan tubuh yang rusak, seperti otot, tulang, rambut dan kuku, dapat menjadi masalah terhadap ginjal. Dalam kondisi gagal ginjal, dengan rusaknya unit penyaring ginjal, protein tersebut pada waktu dibawa darah akan bocor ke urin sebagai albumin. Karena itulah, penderita gagal ginjal harus melakukan cuci darah sebagai pengganti fungsi ginjal.

Sebaliknya, tidak heran pula bila gagal ginjal bisa terjadi sebagai komplikasi dari gangguan pada pembuluh darah (yang menjadi kunci utama kelancaran fungsi ginjal). Komplikasi itu, misalnya hipertensi, penyakit jantung, dan diabetes. Tekanan darah yang tinggi dan berlangsung lama akibat penyakit hipertensi dapat memengaruhi fungsi ginjal, karena ginjal harus bekerja lebih keras. Sebaliknya, gangguan pada fungsi ginjal juga akan mengakibatkan kenaikan pada tekanan darah. Gangguan fungsi ginjal juga dapat mengakibatkan terjadinya kurang darah (anemia), yang diketahui dari penurunan kadar Hb (hemoglobin) dan jumlah sel darah merah
Ht (hematokrit). Anemia dapat menambah berat beban fungsi ginjal. Darah yang sehat ditentukan dari kadar normal Hb untuk pria = 14-18 g/dL, dan wanita = 12-16 g/dL. Sedangkan nilai normal untuk Ht pria = 42-50%, dan wanita = 38-47%.

TULISAN TEORUM (DIET PADA KARBOHIDRAT)

MENGENAL DIET KARBOHIDRAT

 















Apa itu Karbohidrat

Karbohidrat atau sakarida adalah segolongan besar organik yang tersusun hanya dari atom karbon, hidrogen, dan oksigen. Karbohidrat itu bahan makanan yang paling penting bagi tubuh kita dan juga merupakan sumber tenaga. Tak hanya itu, karbohidrat itu komponen penting bagi makhluk hidup dalam bentuk serat (fiber) seperti selulosa, pektin, dan lignin. Dalam karbohidrat ada zat yang sangat dibutuhkan tubuh kita, yaitu glukosa. Glukosa ini akan diserap tubuh, yang berfungsi sebagai tenaga dalam menjalankan sel-sel tubuh. Jadi, tanpa atau berkurangnya karbohidrat dalam tubuh manusia akan berakibat fatal.

Dibandingkan dengan sumber energi lainnya yaitu lemak, protein, mineral, dan vitamin karbohidrat menyumbang 50% zat yang akan berguna untuk tenaga tubuh manusia. Karbohidrat terdapat pada gula (gula, glukos, sirop, madu), kanji (tepung gandum, kanji, kentang, ubi kayu, dan nasi), serta beberapa selulosa dan pektin.

Karbohidrat ada dua macam, yaitu karbohidrat simpleks dan karbohidrat kompleks. Karbohidrat simpleks adalah karbohidrat yang mudah diserap tubuh karena sudah berupa butiran-butiran gula yang mengandung glukosa yang slap diserap. Yang termasuk karbohidrat simpleks adalah gula pasir, gula jawa, gula jagung, susu, permen, dan cookies.

Karbohidrat kompleks adalah jenis karbohidrat yang diserap secara perlahan-lahan dan membuat kadar gula dalam tubuh akan naik dengan perlahan-lahan pula. Karbohidrat ini banyak mengandung serat dan vitamin. Yang termasuk jenis karbohidrat kompleks adalah nasi, roti, jagung, kentang, dan pasta.

Fungsi Karbohidrat

Karbohidrat itu terdiri dari tiga elemen, yaitu karbon, hidrogen, dan oksigen. Setiap gram karbohidrat menghasilkan empat kalori energi. Nah, kalori energi itulah yang akan dimanfaatkan untuk sumber tenaga bagi tubuh, melindungi otot, dan membantu mengawal jumlah gula yang mengalir dalam darah agar semua sel mendapatkan tenaga sesuai yang diperlukan. Tak hanya itu, karbohidrat juga memacu otak dan memasok energi ke berbagai fungsi tubuh, seperti alat pernapasan dan jantung.


Bolehkah Diet Rendah Karbohidrat Dilakukan?

Pernah dengar diet rendah karbohidrat atau Low Carbohydrate Diet, kan? Diet ini pertama kali dipopulerkan oleh Dr. Robert Coleman Atknis pada 1970, namun mulai dikenal orang pada 2000. Diet ini adalah diet yang membatasi asupan karbohidrat pada tubuh. Kentang, nasi, dan roti adalah musuh terbesar mereka. Padahal, jenis makanan itu mengandung banyak karbohidrat yang sangat membantu tubuh.
Biasanya, mereka yang berdiet rendah karbohidrat, mendapatkan energi dari makanan yang tinggi protein dan lemak. Karena mengonsumsi protein yang sangat tinggi dan protein yang jumlahnya besar terdapat pada daging dan daging itu mengandung lemak, kadar lemaknya pun ikut tinggi. Mungkin para pelaku diet ini akan merasa kenyang dalam waktu yang lama sehingga rasa ingin makan pun ikut berkurang, karena pengaruh protein dan lemak.
Oleh karena itu, perlu diingat, seiring dengan memakan banyak protein, kita juga memakan banyak lemak, lho. Jadi, kadar lemak dalam tubuh kita akan semakin besar. Karena itulah, para pelaku diet ini akan mengalami penurunan berat badan dengan drastis pada enam bulan pertama. Namun setelah itu, berat badan akan semakin sulit untuk turun karena pengaruh kadar lemak yang se¬makin lama semakin tinggi.

Efek samping Diet Rendah Karbohidrat

Diet rendah karbohidrat ini memang bisa menurunkan berat badan dengan cukup drastis, karena air dalam tubuh yang dikeluarkan. Bila seseorang tidak mengonsumsi karbohidrat, air yang akan dikeluarkan dalam proses metabolisme. Padahal, seharusnya yang diturunkan adalah kadar lemaknya, bukan kadar air dalam tubuh.
Kalau cairan tubuh terus-menerus keluar dalam jumlah yang banyak, kita akan mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh. Dan bila dalam jangka waktu yang lama seseorang melakukan diet ini, ginjalnya akan mengalami kerusakan. Tak hanya itu, mereka yang menjalani diet rendah karbohidrat berisiko tinggi terkena penyakit jantung, hiperkolesterol (tinggi kolesterol), menambah risiko penumpukan lemak berlebihan, dan penyumbatan pembuluh darah.
Selain itu, si pelaku akan mengalami gejala mudah gelisah disebabkan otak yang tidak mendapatkan bahan bakar yang cukup. Fungsi otak manusia itu bergantung dari karbohidrat. Kalau karbohidrat itu ber-kurang, otak tidak bisa berfungsi secara normal.

Solusinya adalah
Agar diet kita berhasil dan tubuh  tetap sehat, sebaiknya melakukan diet  gizi seimbang. Dalam diet ini, kita tetap mengonsumsi semua sumber energi, hanya saja jumlahnya dikurangi agar tidak mengganggu jalannya metabolisme dan tubuh kita pun tak kekurangan salah satu zat energi. Eit, ingat, karbohidrat yang harus dihindari adalah karbohidrat dalam bentuk gula sederhana, seperti gula pasir. Jadi, gantilah dengan gula rendah kalori. Akan tetapi, diet rendah kalori pun dalam artian mengurangi asupan kalori dalam jumlah yang banyak pada tubuh sebaiknya jangan dilakukan.