Sabtu, 12 Mei 2012

TUGAS TEORUM 2 (pengembangan struktur organisasi dibidiang system informasi)


14. pengembangan struktur organisasi dibidang system informasi







 Contoh pengembangan struktur organisasi dibidiang system informasi

Pada kenyataannya, terdapat banyak jenis proyek-proyek sistem informasi. Dari yang bersifat strategis -
eperti penyusunan buku biru pengembangan sistem informasi perusahaan, analisa kebutuhan sistem
informasi, perencanaan strategis sistem informasi, manajemen resiko sistem informasi – sampai dengan
yang sangat teknis – seperti instalasi infrastruktur jaringan, implementasi paket aplikasi yang dibeli di
pasaran, pembuatan software untuk keperluan tertentu, audit teknologi informasi, pembangunan jaringan
pengaman sistem, dan lain sebagainya.
Sebelum sistem yang bersangkutan menjadi bagian integral dari perusahaan, biasanya sebuah tim dibentuk.untuk melaksanakan sebuah proyek pengembangan sistem informasi. Dilihat dari sisi SDM-nya, struktur
proyek sistem informasi melibatkan paling tidak tiga unsur:
·         para karyawan dari divisi-divisi yang terkait
dengan sistem informasi (Divisi Teknologi Informasi, Departemen EDP, Dinas Sistem Informasi, dan lainlain),
·         konsultan eksternal yang disewa khusus sebagai tenaga ahli dan spesialis, serta para vendor sebagai
penyedia perangkat keras dan perangkat lunak.
·         Organisasi proyek sistem informasi yang ideal, biasanya memiliki struktur seperti gambar di atas, dilihatdari kacamata para konsultan
·         Project Sponsor adalah seorang manajemen puncak (beserta anggota tim jika perlu), yang diserahkan tugas
khusus oleh perusahaan sebagai penanggung jawab proyek sistem informasi.


Tim inti proyek sistem informasi dapat dikategorikan menjadi tiga bagian utama: Information Management,
Information System, dan Information Technology.

Tim Information Management merupakan kumpulan
para ahli manajemen yang sangat menguasai ilmu informasi untuk kebutuhan bisnis. Menganalisa dan
menangani aspek-aspek bisnis dan manajemen (relationship oriente) dari suatu sistem informasi (relasi
antara sistem informasi dengan fungsi-fungsi organisasi lainnya, hubungan antara sistem informasi dengan
manajemen kunci perusahaan, dan lain sebagainya) merupakan tanggung jawab dari tim ini, seperti:
􀂄 Para ahli manajemen perubahan yang akan mengusulkan cara terbaik implementasi
sebuah sistem baru sebagai pengganti sistem lama;
􀂄 Pakar analisa cost-benefit akan melihat aspek-aspek informasi dari kacamata
pembiayaan investasi dan manfaat yang diberikan kepada perusahaan;
􀂄 Ahli bisnis pada industri dimana perusahaan berada akan sangat mempercepat proses
analisa dan meningkatkan kualitas output karena pengalaman yang telah dimiliki;
􀂄 Pakar pembuatan perencanaan bisnis perusahaan akan menjaga agar proyek sistem
informasi yang dijalankan sejalan dan tidak berada di luar jalur-jalur kerangka
strategi perusahaan yang telah disepakati;
􀂄 Ahli audit teknologi informasi akan menilai seberapa jauh efektivitas sistem yang
ada sekarang dengan kebutuhan bisnis, dan bagaimana keamanan sistem sehubungan
dengan kontrol internal perusahaan; dan lain sebagainya.
Tim Sistem Informasi akan memfokuskan diri pada jenis-jenis informasi apa yang dibutuhkan
oleh perusahaan dalam menjalankan bisnis sehari-hari (demand oriented) dan hal-hal lain yang
berkaitan dengannya, seperti:
􀂄 Ahli strategi sistem informasi merupakan pakar utama yang dibutuhkan tim untuk
mendefinisikan jenis-jenis informasi yang harus dihasilkan dengan segala
karakteristiknya bagi perusahaan;
􀂄 Pakar manajemen resiko akan melihat resiko bisnis yang mungkin dihadapi
seandainya terjadi kesalahan atau hal-hal lain dalam sistem informasi yang dibangun;
􀂄 Ahli contingency planning akan mempersiapkan prosedur yang harus dilakukan
perusahaan jika ada gangguan teknis sistem yang dapat menggangu aktivitas
perusahaan;
􀂄 Pakar manajemen proyek akan mempersiapkan strategi dalam menjalankan portfolio
proyek sistem informasi yang beragam berdasarkan skala prioritas dan keterbatasan
sumber daya;
􀂄 Spesialisasi suports dan services yang akan mengajukan usulan bagaimana
memelihara sistem informasi setelah proyek selesai dilaksanakan (pasca
implementasi), termasuk di dalamnya kemungkinan outsourcing, usulan
pembangunan infrastruktur khusus (call center, help desk, dan lain-lain), sampai
dengan prosedur-prosedur yang harus dilakukan.

TUGAS TEORUM 2 (mengelola konflik organisasi)


13. mengelola konflik organisasi.


 A.      Tradisional

dalam setiap organisasi pasti mempunyai struktur, tingkatan, level dengan wewenang, tanggung jawab, kewajiban dan hak masing-masing. itulah organisasi yang masih sangat sederhana. struktur yang dibuat hanya sebagai syarat terpenuhinya sekumpulan orang untuk disebut sebagai organinasi, yang pada kenyataan di dalamnya tidak dikenal namanya jalur perintah dan report, saling tumpang tindih pekerjaan karena seluruh bagian dalam organisasi dituntut untuk menjadi si serba bisa.

typical organisasi semacam ini sering ditemui dalam perusahaan atau organisasi yang baru dibagung. sebuah lembaga bisnis yang digawangi seorang teman mempunyai organisasi yang sangat simpel, terdiri dari seorang direktur (karena usaha yang didirikannya berupa PT), komisaris dan bawahannya beberapa orang yang bertanggung jawab terhadap produksi. sedangkan teman saya yang tadi bertanggung jawab sebagai organisator, marketing, finance, accounting, hrd dll. beruntung perusahaan yang didirikannya belum pernah mengalami sepi order jika hanya untuk menutupi biaya operasional setiap bulan, ditambah sedikit keuntungan.

http://kangajo.wordpress.com/2008/10/17/organisasi-tradisional/



B.      Interaksional
Perspektif interaksional menekankan tindakan yang bersifatsimbolis dalam suatu perkembangan yang bersifat proses darikomunikasi manusia. Penekanannya terdapat pada tindakan yangmemungkinkan dalam pengambilan peran untuk mengembangkantindakan bersama atau mempersatukan tindakan beberapa individuuntuk membentuk suatu kolektivitas. Tindakan bersama darikolektivitas itu mencerminkan tidak hanya pengelompokan sosial akantetap itu juga adanya perasaan kebersamaan ataupun keadaan timbalbalik dari individu-individu yang bersangkutan, yang dapatdigambarkan dalam model sebagai suatu “kesearahan” orientasiindividu terhadap diri orang lain dan objek.

http://www.scribd.com/doc/59774183/Perspektif-Interaksional

TUGAS TEORUM 2 (mengelola perubahan organisasi)

12.mengelola perubahan organisasi
 
 
A.      Perubahan yang direncanakan

Perubahan yang direncanakan adalah perubahan-perubahan yang diperkirakan atau yang telah direncanakan terlebih dahulu oleh pihak-pihak yang hendak mengadakan perubahan di dalam masyarakat. Pihak-pihak yang menghendaki suatu perubahan dinamakan agent of change, yaitu seseorang atau sekelompok orang yang mendapat kepercayaan dari masyarakat sebagai pemimpin satu atau lebih lembaga-lembaga kemasyarakatan.  Oleh karena itu, suatu perubahan yang direncanakan selalu di bawah pengendalian dan [[pengawasan agent of change. Secara umum, perubahan berencana dapat juga disebut perubahan dikehendaki. Misalnya, untuk mengurangi angka kematian]] anak-anak akibat polio, pemerintah mengadakan gerakan Pekan Imunisasi Nasional (PIN)atau untuk mengurangi pertumbuhan jumlah penduduk pemerintah mengadakan program keluarga berencana (KB).



B.      Perubahan structural

·         Pandangan Klassik - (Lewis - Fe - Ranis )
  Pertumbuhan ekonomi diartikan perubahan struktur perekonomian suatu negara dari ekonomi tradisional ke ekonomi modern. Perubahan meliputi komposisi permintaan dan produksi, industri, struktur lapangan kerja serta pasar (termasuk pasar luar negeri) dan keuangan.
·         Kompleknya permsalahan memerlukan suatu proses jangka panjang dan berkelanjutan, meliputi peninjau kembalian kebijakan yang sudah dilakukan dan perbaikan, untuk ini memerlukan waktu satu abad.
·         Pemikiran Lewis-Fe- Ranis : Untuk mencapai masyarakat modern dari ikatan tradisional. Unsur-unsur dualisme ekonomi harus dilepas seperti masalah perkotaan dan pedesaan. Dualisme di bidang ekonomi hanya disebabkan push and pull factors ditengah-tengah masyarakat.
·         Lewis menyaranan agar dualisme ekonomi dilihat kaitan (hubungan) satu sama lain secara terintegrasi, sehingga push and pull factors berkurang.
·         Diberikan contoh oleh Lewis : masalah urbanisasi dan industrialisasi.  

http://speunand.blogspot.com/2012/03/pertumbuhan-dan-perubahan-struktural.html

TUGAS TEORUM 2 (metode & aplikasi pengembangan Organisasi)


11.metode dan aplikasi peng. Organisasi



1A.    Metode pengembangan struktur

Metode pengembangan organisasi memiliki hal-hal pokok berikut ini:
1. Program ini dipimpin dan didukung dari atas, dapat juga menggunakan pihak ketiga (atau agen perubahan)     untuk mendiagnosis masalah dan memperbaikinya, atau mengatasi perubahan melalui berbagai jenis kegiatan yang direncanakan, atau intervensi.
2.Rencana-rencana pengembangan organisasi didasarkan kepada analisis dan diagnosis yang sistematis, mengenai keadaan organisasi serta perubahan dan masalah-masalah yang mempengaruhinya.
3. Program ini berhubungan dengan bagaimana organisasi bertindak pada waktu perubahan terjadi, dengan menggunakan proses seperti interaksi, komunikasi, perencanaan peran serta, dan benturan.

sumber : http://www.hrcentro.com

·         diaplikasikan ke satu sistem
·         didasarkan pada ilmu pengetahuan, perilaku dan praktek
·          mengabaikan kebutuhan personal dan social
·          suatu proses adaptif, implementatif, desain ulang jabatan
·           penciptaan/penguatan perubahan, pengelolaan gaya partisipasif
·          strategi, struktur, dan proses
·           efektivitas pemecahan masalah sendiri bukan konsultan.
http://sites.google.com/site/kuliahmanajemenperubahan/



B.       Metode pengembangan perilaku

Metode yang digunakan dalam perubahan dan pengembangan organisasi Metode Pengembangan Perilaku:
·         Jaringan Manajerial (managerial Grid),
·         Latihan kepekaan,
·         Pembentukan Tim
·          Umpan Balik Survei
·          Metode Pengembangan Ketrampilan dan sikap
·          On the job training
·          Job Instruction Training,
·         Of the job training,
·         Vestibule training.

http://inikahblognya.blogspot.com



C.      Diskusi struktur organisasi

Struktur adalah cara sesuatu disusun atau dibangun Organisasi adalah suatu wadah berkumpulnya minimal dua orang untuk mencapai sebuah tujuan
Metode diskusi adalah metode pembelajaran yang menghadapkan siswa pada suatu permasalahan. Tujuan utama metode ini adalah untuk memecahkan suatu permasalahan, menjawab pertanyaan, menambah dan memahami pengetahuan siswa, serta untuk membuat suatu keputusan ( Killen, 1998 ). Karena itu, diskusi bukanlah debat yang bersifat mengadu argumentasi. Diskusi lebih bersifat bertukar pengalaman untuk menentukan keputusan tertentu secara bersama - sama.

Selama ini banyak guru yang merasa keberatan untuk menggunakan metode diskusi dalam proses pembelajaran. Keberatan itu biasanya timbul dari asumsi :
Diskusi merupakan metode yang sulit diprediksi hasilnya oleh karena interaksi antar siswa muncul secara spontan, sehingga hasil dan arah diskusi sulit ditentukan
Diskusi biasanya memerlukan waktu yang cukup panjang, padahal waktu pembelajaran di dalam kelas sangat terbatas, sehingga keterbatasan itu tidak mungkin dapat menghasilkan sesuatu secara tuntas. Sebenarnya hal ini tidak perlu dirisaukan oleh guru.  Sebab, dengan perencanaan dan persiapan yang matang kejadian semacam itu bisa dihindari.


by : aditamaherry@yahoo.com