Sabtu, 12 Mei 2012

TUGAS TEORUM 2 (mengelola konflik organisasi)


13. mengelola konflik organisasi.


 A.      Tradisional

dalam setiap organisasi pasti mempunyai struktur, tingkatan, level dengan wewenang, tanggung jawab, kewajiban dan hak masing-masing. itulah organisasi yang masih sangat sederhana. struktur yang dibuat hanya sebagai syarat terpenuhinya sekumpulan orang untuk disebut sebagai organinasi, yang pada kenyataan di dalamnya tidak dikenal namanya jalur perintah dan report, saling tumpang tindih pekerjaan karena seluruh bagian dalam organisasi dituntut untuk menjadi si serba bisa.

typical organisasi semacam ini sering ditemui dalam perusahaan atau organisasi yang baru dibagung. sebuah lembaga bisnis yang digawangi seorang teman mempunyai organisasi yang sangat simpel, terdiri dari seorang direktur (karena usaha yang didirikannya berupa PT), komisaris dan bawahannya beberapa orang yang bertanggung jawab terhadap produksi. sedangkan teman saya yang tadi bertanggung jawab sebagai organisator, marketing, finance, accounting, hrd dll. beruntung perusahaan yang didirikannya belum pernah mengalami sepi order jika hanya untuk menutupi biaya operasional setiap bulan, ditambah sedikit keuntungan.

http://kangajo.wordpress.com/2008/10/17/organisasi-tradisional/



B.      Interaksional
Perspektif interaksional menekankan tindakan yang bersifatsimbolis dalam suatu perkembangan yang bersifat proses darikomunikasi manusia. Penekanannya terdapat pada tindakan yangmemungkinkan dalam pengambilan peran untuk mengembangkantindakan bersama atau mempersatukan tindakan beberapa individuuntuk membentuk suatu kolektivitas. Tindakan bersama darikolektivitas itu mencerminkan tidak hanya pengelompokan sosial akantetap itu juga adanya perasaan kebersamaan ataupun keadaan timbalbalik dari individu-individu yang bersangkutan, yang dapatdigambarkan dalam model sebagai suatu “kesearahan” orientasiindividu terhadap diri orang lain dan objek.

http://www.scribd.com/doc/59774183/Perspektif-Interaksional

Tidak ada komentar:

Posting Komentar