KERANG MUTIARA
penjelasan dari kerang mutiara...
Terbentuknya mutiara alami terbagi atas dua bagian besar,
terbentuk akibat irritant dan masuknya partikel padat dalam mantel moluska.
Pada prinsipnya, mutiara terbentuk karena adanya bagian epithelium mantel yang
masuk ke dalam rongga mantel tersebut.
Bagian epithelium mantel ini bertugas
mengeluarkan/mendeposisikan nacre pada bagian dalam cangkang kerang disamping
membentuk keseluruhan cangkang. Teory irritant mengungkapkan bahwa pada suatu
saat bagian ujung mantel sang kerang dimakan oleh ikan, hal ini dimungkinkan
karena kerang akan membuka cangkang dan menjulurkan bagian mantelnya untuk
menyerap makanan.
Saat mantelnya putus, bagian remah eptiheliumpun masuk ke
dalam rongga mantel. Teory irritant juga mengungkapkan bahwa bisa saja mutiara
terbentuk akibat masuknya cacing yang biasanya menempati moluska pada masa
perkembangannya kemudian berpindah ke organisme lain. Cacing ini merusak dan
memasuki rongga mantel. Cacing ini tanpa sengaja membawa bagian epithelium yang
ada di permukaan mantel bersamanya. Bila cacing mati dalam rongga mantel, maka
cacing ini akan dibungkus oleh epithelium, membentuk kantung mutiara dan
akhirnya terbentuklah mutiara.
Kalaupun cacing itu bisa melepaskan diri, maka
epithelium yang tinggal dalam rongga mantellah yang akan membentuk mutiara
setelah sebelumnya membentuk kantung mutiara.
Sementara teori yang kedua adalah
masuknya partikel padat ke dalam rongga mantel. Partikel padat bisa saja
terperangkap di dalam tubuh kerang akibat dorongan air. Saat kerang ini tak
bisa mengeluarkannya, partikel inipun bisa saja masuk ke rongga mantel. Saat
dia masuk, epithelium juga ikut bersamanya.
Epithelium ini akhirnya membungkus
partikel padat sehingga terbentuklah kantung mutiara. Kantung mutiara ini
akhirnya akan mendeposisikan nacre ke partikel padat tersebut. Namun demikian
sejauh ini belum ada bukti ilmiah yang mendukung teori masuknya pasir ke dalam
mantel kerang mutiara walaupun teori ini dipahami sejak lama.
Dari beberapa
mutiara alami yang dibedah, menunjukkan bahwa bagian inti mutiaranya bukanlah
partikel padat.
sumber:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar